Bahaya Depresi Dapat Menyerang Siapapun Dan Kapanpun

Bahaya Depresi Dapat Menyerang Siapa Saja

Bahaya depresi dapat menyerang siapa saja, dan dimana saja tidak melihat apakah itu pria atau pun wanita, bahkan setiap kalangan baik orang berada maupun orang yang kurang mampu juga tidak luput dari masalah kesehatan stres mental tersebut. Meskipun sebagian besar dari kita lebih sadar akan prevalensi penyakit jiwa, masih ada stigma yang melekat pada subjek dan banyak dari kita masih merasa tidak nyaman untuk membahasnya.

Apakah kita mengenal seseorang yang menderita depresi atau tidak, kita semua harus ingat bahwa penyakit mental tidak berbeda dengan kondisi kesehatan fisik mana pun. Kita semua harus ingat bahwa salah satu dari kita pada titik mana pun selama hidup kita mungkin menderita depresi.

Depresi adalah penyakit mental yang umum namun serius yang diperkirakan menyerang sekitar 350 juta orang di seluruh dunia. Lebih banyak wanita diperkirakan terkena daripada pria, namun hal ini dapat dikaitkan dengan fakta bahwa lebih banyak wanita cenderung melaporkan gejala mereka.

Setiap perjalanan hidup kita pasti akan mengambil liku-liku yang tak terduga dengan kemungkinan membawa kita ke dalam depresi. Genetika, kimia otak, dan kepribadian semuanya dapat dikaitkan dengan permulaan kondisi juga. Tapi depresi tidak membeda-bedakan; hal itu dapat memengaruhi orang yang tampaknya memiliki kehidupan yang sempurna seperti halnya dapat memengaruhi orang yang mengalami masalah besar.

Depresi memengaruhi cara Anda berpikir, bertindak, merasakan, dan menangani aktivitas sehari-hari seperti bekerja, tidur, dan makan. Banyak orang dengan santai mengatakan “Saya merasa tertekan” untuk mengekspresikan suasana hati yang normal dan sementara setelah peristiwa negatif, seperti bertengkar dengan pasangan atau mengalami kesulitan keuangan. Tetapi meskipun namanya dikaitkan dengan kesedihan, depresi sejati dapat menyebabkan lebih dari sekadar perasaan negatif.

Tanda dan Gejala Depresi Dapat Meliputi:

~ Suasana hati rendah yang terus-menerus atau perasaan negatif
~ Merasa putus asa, tidak berharga atau pesimis
~ Kemarahan atau lekas marah yang terus-menerus atau sering
~ Perasaan bersalah atau tidak berdaya
~ Kehilangan minat pada hobi atau aktivitas yang menyenangkan
~ Energi rendah / berkurang, kelelahan atau kelelahan
~ Berbicara, berpikir atau bergerak lebih lambat
~ Perasaan gelisah atau kesulitan duduk diam
~ Kesulitan konsentrasi
~ Kesulitan mengingat atau membuat keputusan
~ Kesulitan tidur atau terlalu banyak tidur
~ Perubahan berat badan / nafsu makan.
~ Pikiran tentang kematian
~ Pikiran untuk bunuh diri

Yang mengkhawatirkan, diperkirakan hanya sekitar sepertiga orang yang mengalami depresi yang benar-benar mencari bantuan profesional. Bahkan dalam kasus yang paling parah, depresi biasanya dapat diobati. Kuncinya adalah mengenali dan menanganinya sesegera mungkin. Sama seperti siapa pun yang bisa jatuh dan patah lengan, siapa pun bisa menderita depresi. Tidak ada perbedaan. Oleh karena itu perlu kesiapan diri agar terhindar dari masalah mental depresi tersebut.

Dalam menangani masalah depresi itu sendiri sebenarnya banyak cara untuk bisa menanganinya, salah satunya selalu berfikirpositif dalam setiap menghadapi suatu masalah. Sehingga energi positif dalam diri bisa membantu mencegahterjadi stress yang berlebihan sehingga bisa menimbyulkan depresi.

Selain berfikir positif, Cara mengatasi depresi agar tidak terjadi pada Anda, Anda bisa melakukan meditasi agar bisa kembali mendapatkan ketenangan sehingga permasalah yang ada bisa diatasi dengan baik, dan tidak berlaru-larut. Oleh karena itu hindari diri Anda dari pemikiran yang terlalu berat agar tidak terjadi depresi dalam diri.

Selalu jaga diri Anda dan orang disekitar Anda untuk terhindar dari masalah depresi tersebut, ciptakan nuasa yang harmonis dalam keluarga agar tidak terjadi masalah depresi. Semoga bermanfaat.