Inilah 4 Cara Mengajari Baca Tulis Anak Disleksia

Mengajari Anak Disleksia

Disleksia merupakan jenis gangguan belajar yang menyebabkan perbedaan cara kerja otak pengidap disleksia dengan orang normal pada umumnya. Terdapat perbedaan mengenai informasi yang diolah oleh penderita disleksia sehingga hal tersebut menyebabkan gangguan belajar.

Biasanya apabila Anda atau pasangan mempunyai disleksia maka kemungkinan besar nantinya anak Anda juga akan mempunyai disleksia. Sehingga pengidap disleksia akan mempunyai masalah dalam pengolahan informasi dan menyebabkan beberapa hal mulai dari menghubungkan suara dari huruf yang hampir sama, kebingungan dalam mengurutkan informasi, dan juga untuk mengartikan huruf untuk membentuk kata.

Disleksia juga umumnya akan membuat masalah kelancaran membaca, menulis, mengeja, dan juga berbicara. Oleh karena itulah Anda bisa untuk mengajarinya untuk melatihnya agar bisa mengatasi masalah tersebut. Misalnya beberapa jenis pengajaran yang bisa dilakukan adalah dengan:

1. Mengajarkan secara mendetail

Langkah pertama yang bisa diperhatikan untuk mengajari anak yang mempunyai disleksia adalah dengan mengajarkannya secara detail. Misalnya saja ketika akan mengajari satu kata maka Anda harus membacakannya terlebih dahulu untuk memberikan contoh. Berikan suara yang jelas dan juga lantang agar ia mengerti.

Selain itu Anda juga harus mengajarinya untuk mengeja dan membentuk huruf yang akan membentuk kata yang telah diucapkan. Setelah mengajarinya dengan cara tersebut, maka selanjutnya adalah dengan melihat apakah ia sudah mengerti dan bisa mengeja huruf yang telah diajarkan. Sehingga memang perlu proses yang rinci agar anak yang mempunyai disleksia dapat mengerti apa yang Anda coba ajarkan.

2. Menggunakan balok huruf

Cara selanjutnya yang bisa digunakan untuk mengajari anak pengidap disleksia adalah dengan menggunakan balok huruf. Anda bisa untuk menggunakan peralatan yang akan membuatnya lebih cepat mengerti seperti balok huruf dengan warna yang beragam. Anda bisa untuk mengaturnya dengan cara dikelompokkan dari huruf hidup dan konsonan dengan warna yang berbeda. Sehingga ia akan lebih paham apabila akan menyusun kata dengan ejaan huruf tersebut.

3. Ketukan jari

Metode selanjutnya yang bisa dilakukan untuk mengajarkan anak disleksia dalam belajar membaca, menulis, dan juga berbicara adalah ketukan jari. Ketukan jari tersebut akan mengajarkan anak untuk merasa, meraba, dan juga mendengar sehingga bisa mengerti huruf untuk membentuknya dalam sebuah kata. Lakukan hal ini dengan rutin agar anak terbiasa dan bisa mengucapkan kata yang Anda ajarkan.

4. Menggunakan gambar

Dan langkah terakhir untuk melatih anak disleksia adalah dengan menggunakan gambar. Gambar akan membuat anak lebih mudah mengingat sehingga juga akan lebih cepat untuk menghubungkannya dengan hal yang ia pelajari. Oleh karena itulah Anda menggunakan pengajaran dengan metode gambar ini untuk mengajarinya mengenal huruf, membaca, menyusun kalimat, dan juga pelajaran lainnya.